Festival Pasola Lamboya dan Wanokaka

Published: Wednesday, 22 January 2014

Ritual perang adat antara dua kelompok berkuda yang gagah berani, saling berhadapan, kejar-mengejar seraya melempar lembing kayu kearah lawan. Walau pihak pemerintah kini mengharuskan ujung lembing ditumpulkan, tetap saja pasola merupakan ritual berbahaya, tak jarang ada yang terluka bahkan meninggal dunia.

Menurut keyakinan setempat, musibah terjadi karena jiwa si korban belum tersucikan atau ada pelanggran yang dilakukannya. Darah yang tumpah dianggap sebagai persembahan kepada dewa bumi agar tanah menjadi subur dan terhindar dari hama.

Pasola Lamboya_1Perayaan Pasola, khususnya di Wanokaka, selalu didahului dengan ritual Madidi Nyale (pemanggilan Nyale) sejenis cacing laut yang hanya muncul setahun sekali. Penduduk asli Sumba percaya banyaknya nyale yang muncul saat upacara berlangsung merupakan pertanda panen bakal melimpah. sementara jika nyale hanya sedikit maka sebaliknyalah yang akan terjadi. Atraksi Pasola sendiri berakar dari legenda cinta segi tiga yang nyaris menimbulkan perang antar kampung.

Ada beberapa lokasi pelaksanaan pasola di Sumba Barat diantaranya:

Pasola Gaura
Pasola Gaura Pasola Gaura
Pasola Lamboya
Pasola Lamboya Pasola Lamboya
Pasola Lamboya
Pasola Lamboya Pasola Lamboya
Pasola Lamboya
Pasola Lamboya Pasola Lamboya
Pasola Wanokaka
Pasola Wanokaka Pasola Wanokaka
Pasola Wanokaka
Pasola Wanokaka Pasola Wanokaka

Hits: 3487