×

Warning

Failed loading XML file

Lagu Daerah Rote

Published: Thursday, 04 September 2014

Lagu Batu Matia. Dinyanyikan pertama kali pada tahun 1942 oleh seniman sasandu masa lampau. Lagu ini mengisahkan tentang keharmonisan hidup masyarakat Rote Ndao dalam keadaan suka maupun duka berupaya untuk mencapai kesejahteraannya. Tentang bagaimana ayah dan ibu berusaha dengan sekuat tenaga menghidupkan anak-anaknya agar ke depan dapat menjadi anak yang berguna bagi nusa dan bangsa demi kemandirian hidupnya. Syair dalam lagu ini juga menceritakan tentang kehidupan anak anak-anak yatim piatu dalam perjuangan hidupnya agar bisa hidup bahagia seperti anak-anak lainnya dan menggapai masa depan yang cerah.

Lagu Ofa Langga diciptakan pada tahun 1945 di Rote, tepatnya di Pelabuhan Pantai Baru pada masa penjajahan Jepang. Lagu ini menggambarkan tentang kehidupan orang Rote ketika menghadapi masa sukar sulit pada masa kolonial Jepang di mana semua orang laki-laki di bawa oleh tentara Jepang ke Kupang untuk dipekerjakan secara paksa (Romusha) bagi kepentingan kolonial. Ketika mereka berkumpul di Pelabuhan Pantai Baru menanti kapal atau perahu yang akan membawa mereka ke Kupang, kesedihan itu muncul tatkala mengingat akan istri, anak dan sanak saudara yang ditinggalkan di kampung halaman.

Dalam suasana hati sedih dan haru itulah terciptalah lagu Ofa Langga. Ofa Langga berasal dari kata ofa atau Ofak yang berarti perahu atau kapal dan Langga yang berarti Kepala. Lagu ini juga biasanya dinyanyikan oleh para penyadap lontar ketika sedang menyadap lontar karena mengenang kisah pada masa penjajahan Jepang itu.

Alat Musik Sasandu Rote

Sasandu tradisional adalah alat musik khas pulau Rote/daerah Nusa Tenggara Timur. Sasandu merupakan sebuah gitar, dibuat secara sederhana dari seruas bamboo, dan terpasang 7-11 dawai dan dipasang dalam sebuah wadah setengah bundar yang terbuat dari daun lontar.

Sasandu ada 2 macam yaitu; sasandu biola yang sudah modern, memiliki notasi lengkap. Sedangkan yang satu lainnya adalah sasandu tradisional/sasandu gong. Sasandu gong khusus dimainkan untuk mengiringi tari-tarian, syair-syair/lagu-lagu daerah Rote.

Sasandu biasa pula dipakai sebagai hiburan pada acara-acara adat seperti kematian, pesta rumah baru, dan pada acara-acara perkawinan. Pada dasarnya syair/lagu/pantun berisi petuah dan nasihat menggunakan bahasa halus sehingga tidak semua orang bisa mengerti dalam menerjemahkan.

Hits: 8019

Jajak Pendapat

Bagaimana website ini?

Menarik - 60.8%
Biasa saja - 15.8%
Buruk - 11.4%

Total votes: 158
The voting for this poll has ended on: December 31, 2014

Statistik web

Today784
Yesterday1052
This week1836
This month19048
Total1145741
Tuesday, 18 September 2018

Informasi Cuaca

Kupang