×

Warning

Failed loading XML file

Kampung Umbu Koba di Desa Delo

Published: Friday, 24 January 2014

Umbu Koba merupakan kampung situs dengan 30 unit rumah adat (Uma Kalada) dan 33 batu kubur tua. Masyarakatnya masih mempertahankan tradisi adat Marapu, dan ritual adat Marapu yang terkenal dari kampung ini yakni Ritual “Wulla Poddu” (Penyucian diri yang ditandai dengan perburuan hewan di hutan dengan memakai pakaian adat dari kulit kayu).

Aturan - aturan yang diterapkan dalam masa “Wulla Poddu” ini cukup unik, dimana selama sebulan penuh berlangsungnya “Wula Poddu” masyarakat tidak diperbolehkan melaksanakan pesta di dalam kampung, bahkan jika ada warga kampung yang meninggal dalam masa “Wulla Poddu” maka tidak diperkenankan untuk dikubur sampai masa Wulla Poddu selesai, mayat disimpan di belakang rumah tanpa ada tangisan dari sanak saudara. 

Apabila ada warga yang melanggar aturan ini maka akan dikenakan denda berupa sejumlah ekor hewan dan sirih pinang sebagai permohonan maaf kepada sang khalik. Namun demikian tidak ada warga yang melanggar karena mereka takut akan kutukan dari sang Dewa Marapu. Kampung ini juga memiliki Patung kayu (Gelu Riga Tana) berbentuk Manusia yang berada ditengah kampung yang sangat dikeramatkan. Kampung ini terletak di pegunungan yang sejuk dan indah dekat hutan adat yang masih alami.

Aktivitas

Di kampung ini anda dapat menyaksikan upacara adat “Wulla Poddu” atau anda juga bisa mencoba mengenakan pakaian asli yang terbuat dari kulit kayu. Selain itu bisa melakukan kegiatan pengamatan burung disekitar hutan dekat kampong. Upacara adat “Wulla Poddu dilaksanakan setiap tahun pada bulan November selama satu bulan.

Informasi dapat menghubungi dinas pariwisata Sumba Barat Daya lewat e-mail: This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it. atau menghubungi juru pelihara situs, bapak Soleman S. Bulu lewat telephone seluler: (082 147 133 295) untuk kepastian tanggal pelaksanaan upacara adat “Wulla Poddu”.

 

Akomodasi

Belum tersedia akomodasi dan restoran yang dekat dengan situs ini. Wisatawan harus menginap di kota Tambolaka yang berjarak 40 km ke lokasi situs.

 

Transportasi

Jarak dari kota Tambolaka ke lokasi situs 40 km dan dapat ditempuh dalam waktu 1 jam. Kondisi jalan beraspal dan sekitar 3 km jalan pengerasan menuju kampung, namun kondisinya masih baik dan dapat dilalui berbagai jenis kendaraan.

Untuk mencapai kampung ini sangat mudah, dari kota Tambolaka anda dapat menyewa jasa travel, ojek, atau menggunakan mikrolet, mini bus angkutan kota yang beroperasi setiap hari. Jika anda menggunakan mini bus anda harus turun di Waimangura kecamatan Wewewa Barat dan dilanjutkan dengan menggunakan mikrolet angkutan pedesaan atau ojek.


Kampung adat lainnya di SBD...

Hits: 1318

Jajak Pendapat

Bagaimana website ini?

Menarik - 60.8%
Biasa saja - 15.8%
Buruk - 11.4%

Total votes: 158
The voting for this poll has ended on: December 31, 2014

Statistik web

Today305
Yesterday699
This week4817
This month12851
Total1198203
Sunday, 18 November 2018

Informasi Cuaca

Kupang