Kupang Kota Multibudaya

Published: Friday, 24 January 2014

Selama Perang Dunia II, Kota Kupang atau sebelumnya dikenal Koepang, merupakan pusat pengisian bahan bakar dan pendaratan penerbangan jarak jauh dari Eropa ke Australia. Pesawat El Tari yang bersejarah pernah mendarat tahun 1928 di kota ini yang dikendarai oleh seorang pilot Amerika, Lamij Johnson.

Sekarang kota ini sudah berkembang, Anda akan menyaksikan percampuran dan pengaruh multibudaya antara Indonesia, Belanda dan Portugis, semua bercampur dalam satu kolaborasi yang menggugah. Percampuran budaya dan peninggalan prasejarah telah menjadikan Kupang dan dataran tinggi yang ada di provinsi Nusa Tenggara Timur menjadi tujuan wisata eksotis untuk Anda kunjungi.

Kupang merupakan ibu kota Nusa Tenggara Timur yang di barat daya Pulau Timor. Sebagai salah satu dari tiga pulau terbesar di Nusa Tenggara Timur, Pulau Timor sekarang diduduki oleh dua Negara yaitu Timor Leste yang baru melepaskan diri dari Indonesia, dan sisanya adalah wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Posisi Timor yang menguntungkan dibagian selatan Indonesia karena menjadikan Kupang tempat transit kapal laut internasional.

Nusa Tenggara sendiri adalah pulau di sebelah timur Bali dan Timor adalah pulau paling timur. Timor secara geografis berbeda dari Kepulauan Nusa Tenggara. Gunung api yang membentang dari Sumatera, Jawa, dan Kepulauan Nusa Tenggara, melewati Timor dan terus ke Maluku. Tidak seperti pulau-pulau di Nusa Tenggara lainnya, Timor secara geologis seperti Australia karena tidak memiliki gunung api.

Kota Kupang merupakan titik yang disinggahi pada Sail Indonesia. Setiap tahun, ratusan kapal layar melintasi laut lepas bertolak dari Darwin, Australia ke Kupang dan pelabuhan lainnya di Kepulauan Indonesia hingga akhirnya berlabuh di Singapura. Sail Indonesia telah mengangkat nama Kupang sehingga dikenal dunia, mengingat ketenarannya pada awal abad kedua puluh. Wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) pun mempunyai potensi wisata yang asli dan menarik menjadikan tempat ini layak untuk dikunjungi.

Orang-orang Kupang sangat ramah dan suka tertawa seperti juga orang Indonesia lainnya. Masyarakat Kupang dibedakan atas kelas sosial. Bangsawan disebut Amaf, para penguasa disebut Atupas orang biasa disebut Too, dan budak disebut Ata. Saat ini, kaum Ata tidak lagi ada. Masing-masing kelas sosial memiliki fungsi tersendiri dalam masyarakat dan terlihat pada saat ritual tradisi yang terselenggara. Akar warisan budaya mereka sangat dalam sehingga sulit untuk dilacak. Hal ini telah menjadi nilai intrinsik yang kuat dibandingkan dengan agama-agama baru. Mereka menjadi Muslim atau Kristen, tetapi mereka juga mempraktekkan kepercayaan-kepercayaan lama.

Orang Kupang mengagumi motif dan pola kain tenun yang disebut tenun ikat. Tenun Ikat adalah sebuah hasil dari keterampilan lokal, ditenun dengan indah berpadu pola-pola yang rumit penuh makna. Bukan hanya mereka saja yang bangga terhadap kain tenun tetapi semua orang Indonesia telah merasa memiliknya sebagai identitas nasional dan menjadi salah satu warisan berharga nasional.

Saat Anda yang mengunjungi Kupang, terutama setelah petualangan meletihkan di pedalaman maka di Kota Kupang tersedia fasilitas modern seperti telepon, koneksi internet, ATM. Begitu juga restoran, kafe, dan gerai souvenir tersedia untuk Anda sambangi dan beli sebagai oleh-oleh.

Saat Sail Indonesia terselenggara, kapal layar dari Darwin berlabuh di dermaga disambut kibaran bendera dan atraksi lokal mulai dari tarian, bazaar, hingga makanan yang lezat. Para pelaut akan tinggal beberapa hari untuk beristirahat dan menikmati keindahan kota dengan seluruh aroma dan warnanya.

6 km sebelah timur kota, 300 meter dari terminal bus Oebolo terdapat Museum Provinsi Nusa Tenggara. Museum ini memiliki koleksi yang sangat menarik dari kain tenun ikat, gerabah, mata uang lama, peralatan ritual, lukisan pra-sejarah, rumah adat, hingga beragam benda etnografi dalam kehidupan sehari-hari.

Pelabuhan Kupang begitu menarik untuk dinikmati ketika Anda berdiri di sebuah tanjung yang berjarak 75 meter di selatan jembatan tepatnya di jalan menuju pelabuhan. Di sana, Anda akan melihat puluhan rumah tua dan pemakaman orang Belanda.

Beberapa menit berjalan dari Pelabuhan Tenau, ke arah timur terdapat hutan monyet. Kawanan monyet sabar dan malu-malu menunggu Anda memberi makan.

Di musim panas, bersantai di kolam renang adalah ide yang baik. Bau mata adalah kolam renang yang dikelola pemerintah, airnya bersih dan pemandangan sekitarnya subur.

Kantor Gubernur juga patut dikunjungi. Patung El Tari yang merupakan gubernur pertama Nusa Tenggara Timur masih berdiri kokoh untuk menemani Anda berpose terekam dalam kamera.

Berbeda dengan kafe-kafe mewah di Jakarta, atraksi terbaik Kupang saat malam hari adalah warung makan di Terminal Kota. Pada malam Sabtu, kawanan angkot akan berlalu lalang mengantarkan Anda untuk menikmati indahnya malam. Gerobak Bakso dan toko-toko barang bekas ada di mana-mana, memberikan atraksi yang khas bukan!

Jika Anda ingin pergi ke luar kota maka dapat mengunjungi Oesapa dan Rote Nemberala. Oesapa, sebuah desa nelayan berjarak 10 km dari Kupang. Kehidupan nelayan adalah suatu adegan yang menarik untuk ditampilkan diblog Anda. Rote Nemberala, terkenal sebagai salah satu tempat untuk berselancar di Indonesia timur. Umumnya yang datang ke sini adalah surf adventure. Nembrala disebut-sebut sebagai Kuta-nya Pulau Rote dengan hamparan pasir putih sejauh mata memandang ke timur maupun ke barat, bahkan di perkampungan yang ditumbuhi nyiur. Anda pasti akan dibuat berdecak kagum. Karena kini sepanjang pantai telah di bangun hotel dan restoran, kebanyakan yang datang adalah wisatawan mancanegara.

Akomodasi yang tersedia di Kupang lebih sederhana dibandingkan yang ada di Lombok, Bali atau Jawa, tapi keramahan yang ditawarkan tetap sama. Bagi para pelancong yang ingin beristirahat berikut ini beberapa referensi hotel yang bisa disambangi:

Apa yang Anda harapkan jika tinggal di sebuah pulau yang dikelilingi oleh lautan? Menu makanan yang sering Anda temui adalah ikan dan telah bertahan di sini selama berabad-abad. Cicipilah kuliner lokal yang sudah berumur panjang tersebut. Berjalan-jalanlah keluar dari kenyamanan makanan di hotel dan temukan di sudut lain dimana Anda dapat berpetualang merasakan makanan lokal yang lezat.

Manjakan diri Anda berjalan-jalan di sepanjang Jalan Garuda. Di sini Anda bisa menikmati lezatnya ikan bakar yang mengundang selera. Di Jalan Siliwangi juga ada bazaar makanan terbuka. Selain itu ada tempat untuk berburu makanan saat malam haru yaitu yang paling terkenal di Terminal Kota

Jika Anda ingin mencoba menu lain selain ikan maka bisa mencicipi makanan lokal yang disebut Se’i yaitu daging babi panggang. Restoran Bambu Kuning menyediakan salah satu Se’i terbaik di Kupang.

Bintang Jaya merupakan restoran Jawa dengan fasilitas yang bersih dan suasana menarik. Silvia Steak House juga merupakan tempat yang disarankan untuk menikmati menu ikan dan keripik. Jagung bose, merupakan makanan ringan sejenis keripik jagung yang patut untuk dinikmati.

Pasar Inpres di Jalan Soeharto merupakan tempat dimana Anda bisa membeli berbagai macam souvenir. Kain Ikat merupakan souvenir yang paling banyak dijual. Salah satu souvenir khas kupang lainnya adalah ti’i langga yang merupakan sejenis topi berukuran besar. Jika Anda berada di Oebobo, sempatkan diri Anda untuk membeli souvenir bagi keluarga atau sahabat tercinta.

Padang Sari Souvenir
Jl. Jend Soeharto 57, NaikotenI, Oebobo
Kupang
Telp : +62 380 821538

Kupang memiliki moda transportasi lokal yang unik dikenal sebagai ‘diskotik berjalan’. Kendaraan ini merupakan jenis lain dari minibus umum yang dihiasi sedemikin rupa untuk menarik perhatian pejalan kaki dan penumpang. Tidak hanya memiliki ciri khas dengan suara musik yang kencang tapi juga menghibur.

Jangan terkejut ketika Anda menemukan jenis transportasi lokal lain di kota-kota kecil terutama di daerah pedesaan seperti di Sawu. Itu karena bemo bisa disulap menjadi truk dengan dua bangku panjang di dalamnya di mana Anda bisa duduk tanpa atap sama sekali.

Kupang dapat diakses dengan pesawat atau feri. Bandara El Tari yang sebelumnya dikenal sebagai Landasan Penfui. Penfui secara harfiah berarti 'ladang jagung', karena lingkungan landasan ini tertutup oleh lading jagung. El tari menghubungkan Pulau Timor dengan kota-kota besar lainnya di Indonesia.

Penerbangan domestik:

  • Jakarta
  • Surabaya, Jawa Timur
  • Denpasar, Bali
  • Ujung Pandang, Sulawesi Selatan
  • Maumere, Nusa Tenggara Timur
  • Waingapu, Nusa Tenggara Timur
  • Labuan Bajo, Nusa Tenggara Barat
  • Ende, Nusa Tenggara Timur

Maskapai penerbangan yang melayani penerbangan ke Kupang adalah berikut ini.

  • Garuda Indonesia
  • Merpati Nusantara
  • Sriwijaya Air
  • Lion Airlines
  • Batavia Air
  • Trigana Air
  • Riau Air
  • Pelita Air

Angkasa Pura I, El Tari Airport

  • Tlep: +62 380 881 668 atau 883 031, 882 032, 881 121, 881 395
  • Fax: +62 380 881 263
  • Email: This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Pelabuhan internasional hanya tersedia di Kupang, bernama Pelabuhan Tenau. Dilayani oleh beberapa feri dari PELNI antara lain KM Bukit Siguntang, KM Kelimutu, KM Sirimau dan KMAwu. Silakan merujuk ke website PT PELNI untuk rincian jadwal keberangkatan.

sumber: www.indonesia.travel

Lainnya...

Hits: 1575

Jajak Pendapat

Bagaimana website ini?

Menarik - 60.8%
Biasa saja - 15.8%
Buruk - 11.4%

Total votes: 158
The voting for this poll has ended on: December 31, 2014

Statistik web

Today719
Yesterday983
This week7358
This month31511
Total791462
Sunday, 25 June 2017

Informasi Cuaca

Kupang