×

Warning

Failed loading XML file

Pegunungan Fatunausus dan Pusat Kerajaan Mollo

Published: Friday, 24 January 2014

Batu besar berbentuk candi, merupakan tempat persembahyangan bagi masyarakat suku Mollo, yang berdomisili di sekitar batu tersebut. Dari ketinggian 1.500 m di atas permukaan laut, anda disuguhkan panorama alam pegunungan dan alam lembah yang sangat indah, dengan tiupan angin kencang membawa kabut seakan membawa anda merasakan suasana seperti di Eropa,

sehingga seorang wisatawan perna bersaksi bahwa untuk merasakan suasana Eropa anda tidak perlu jauh-jauh ke Belanda atau ke Jerman, datanglah ke Fatunausus saja. Dalam perjalanan ke Fatunausus anda disuguhkan pula dengan pemandangan hutan yang ditumbuhi dengan tanaman eucaliptus alba dan eucaliptus europhila, dan kawanan hewan berupa sapi dan kuda berlari manja di padang, menambah suasana yang sangat atraktif.

Pusat Kerajaan Mollo
Dalam perjalanan ke Fatunausus, anda bisa singgah sebentar di Sonaf Aijaobaki, pusat kerajaan Mollo. Di tempat ini, anda dapat menyaksikan bekas peninggalan kerajaan Mollo dengan raja yang berkuasa pada saat itu yaitu Raja Oematan, Istana raja dan berbagai pernak-pernik peninggalan kerajaan. Sambil menikmati hidangan ringan, anda disuguhkan pula dengan atraksi seni budaya berupa Tarian Giring-giring (Sbo Bano)

Pentas Tarian Giring-giring (Sbo Bano)
Tarian ini adalah sejenis tarian perang. Hal yang membedakan tarian ini dengan tarian perang Ma,ekat, adalah tarian sbo bano menggunakan aksesoris berupa giring-giring (bano) yang diikat pada kaki, sehingga pergerakan para penari diiringi pula dengan bunyi giring-giring tersebut. Sbo Bano merupakan tarian khas masyarakat bekas swapraja Mollo.

Upacara Adat Poit Pah
Upacara adat syukuran panen ini, biasanya dilakukan oleh orang Timor dalam memasuki musim panen, bersyukur kepada Allah sang pemberi rejeki atas hasil panenan yang melimpah sembari memohon berkat atas tanaman untuk musim tanam mendatang. Prosesi upacara adat ini, diawali dengan doa yang dilakukan oleh tetuah yang telah ditunjuk (Ana,am Nes).Korban-korban berupa ternak sapi dan babi serta hulu hasil yang telah disiapkan didoakan dan kemudian dipersembahkan pada mesbah yang terbuat dari batu besar. Darah sembelihan kemudian diperciki pada hulu hasil yang ada.

Transportasi

Obyek wisata ini, terletak di desa Netpala, Kecamatan Netpala, Kabupaten TTS, berjarak 138 km dari Kupang dan 28 km dari SoE, dengan jarak tempuh 3 jam dari Kupang dengan tarif Bus Umum Rp. 30.000 dan 30 menit dari SoE ke Kapan, dengan tarif Rp. 5.000. Kondisi jalan baik, beraspal, dan berbatu. Moda angkutan yang bisa digunakan adalah Angkutan umum Bus ADKP dari Kupang dan Microlet dari SoE ke Kapan, dan selanjutnya anda dapat menggunakan jasa ojek dengan harga 10.000 sampai ke Fatunausus.

 

Akomodasi

Di tempat ini disediakan pula penginapan berupa home stay secara tradisional dengan harga Rp. 100.000 per malam. Setiap perkunjungan anda dapat disuguhkan makanan dan minuman khas Timor seperti, jagung (pena); nasi (maka); ubi-ubian (laku, loli) dll.

 

Aktivitas

Anda dapat dilayani oleh tenaga-tenaga guide baik pemula maupun madya dan untuk itu anda dapat menghubungi sdr Petrus PaE Nope (Tour Guide) HP. 081339141576, atau Don da Costa, Kabid Destinasi dan Pemasaran Wisata, 0388- 21750; HP. 082147719222.


Lainnya...

Hits: 3069

Jajak Pendapat

Bagaimana website ini?

Menarik - 60.8%
Biasa saja - 15.8%
Buruk - 11.4%

Total votes: 158
The voting for this poll has ended on: December 31, 2014

Statistik web

Today1158
Yesterday948
This week3494
This month11206
Total1533722
Wednesday, 11 December 2019

Informasi Cuaca

Kupang