×

Warning

Failed loading XML file

Kure: Prosesi Paskah Atoin Meto di Noemuti

Published: Friday, 24 January 2014

Prosesi ini berlangsung di Kelurahan Noemuti Kecamatan Noemuti yang berjarak ± 25 km dari kota kefamenanu yang merupakan daerah Enclave Topasses (Portugis Hitam), dimana rumah-rumah adat yang dulunya untuk mengamankan instana Richardus Luis Sonbai, oleh orang Protugis Hitam dijadikan tempat penyimpanan barang-barang kudus

(Patung, Salib, Rosario, dll) selanjutnya waktu Paskah rumah-rumah adat ini dijadikan tempat prosesi doa yang disebut Kure, prosesi ini unik karena sehabis doa di setiap rumah adat (Ume Mnasi) diberi hadiah buah-buahan, tebu, minuman dll.

Prosesi perayaan Paskah, dimulai pada awal bulan Kamis Putih sampai Minggu Paskah, yang dilakukan oleh masyarakat Kote dan sekitarnya. Memiliki keunikan tersendiri karena merupakan perpaduan antara Budaya Timor dan Agama Katolik Roma ditempat ini dengan cara menempatkan patung-patung orang kudus Katolik dalam rumah-rumah adat kemudian melakukan doa secara bergilir dari rumah ke rumah tersebut setiap malam.

Rumah-rumah tersebut oleh masyarakat setempat disebut Ume Uis Neno (Rumah Tuhan). Hari Rabu menjelang Jumat Agung, patung-patung tersebut dibersihkan melalui proses ritual tertentu. Rumah-rumah Tuhan dibersihkan dan dihiasi. Setelah mengikuti Jumat Agung di gereja pada malam hari, umat Katolik Kote dan sekitarnya melakukan doa dari rumah ke rumah. Setelah Misa minggu Paskah, rumah-rumah kembali dibersihkan dan sampah-sampah dibuang ke kali. Tradisi ini dilakukan sejak awal abad ke 17 sampai sekarang.

Lainnya...

Hits: 1011

Jajak Pendapat

Bagaimana website ini?

Menarik - 60.8%
Biasa saja - 15.8%
Buruk - 11.4%

Total votes: 158
The voting for this poll has ended on: December 31, 2014

Statistik web

Today361
Yesterday967
This week2741
This month13947
Total1317278
Friday, 19 April 2019

Informasi Cuaca

Kupang