Kompleks Megalitik dan Rumah Adat Mata Loko Wini Rae Awu

Published: Monday, 08 September 2014

Terletak di Desa Kudji Ratu Kecamatan Sabu Timur. "Rae Awu" berarti waktu dicari oleh lawan. Dlaam perang Kampung Rae tidak dapat dilihat oleh musuh. Rae Awu, Rae Lobo, Tudu Teto artinya semua keluarga Rae Awu tidak boleh keluar dari Rae Awu.

Read more: Kompleks Megalitik dan Rumah Adat Mata Loko Wini Rae Awu

Kompleks Megalitik dan Rumah Adat Dara Rae Ba

Published: Monday, 08 September 2014

Terletak di Desa Bodae Kecamatan Sabu Timur. Kampung Ba merupakan tempat tinggal Raja Timu. Sebelumya berada di tempat "Ba Lena Holo" di "Hili Danni Pidu", lokasinya di Desa Bebae kemudian di "Bakota Ida" di "Due Lara" lokasinya di Kelurahan Bolou, yang terakhir ke "Ba Kota Ida" di Bodae Desa Bodae. 

Read more: Kompleks Megalitik dan Rumah Adat Dara Rae Ba

Kompleks Megalitik dan Rumah Adat Rae Kolorae

Published: Monday, 08 September 2014

Terletak di Desa Pedarro Kecamatan Sabu Barat. Kolo Rae berarti kampung yang berada di puncak (kolo: pucuk, puncak atau ujung, Rae: kampung). Terdapat dua rumah adat yang bernama Due Duru dan Tulu Deo dan satu altar adat/Dea. Ritual adat dilaksanakan setiap bulan sesuai dengan 12 bulan adat berdasarkan peredaran bulan sabit.

Read more: Kompleks Megalitik dan Rumah Adat Rae Kolorae

Taji Ayam D'ab'a di Liae

Published: Wednesday, 22 January 2014

Taji Ayam (Pe'iu Manu) merupakan kegiatan adat rutin yang dilaksanakan setiap tahun di Sabu Raijua. Kegiatan Taji Ayam adat sesungguhnya bukanlah kegiatan judi. Namun merupakan kegiatan yang sakral dan kaya makna. Filosofi Taji Ayam adalah bahwa setiap darah ayam yang tumpah ke tanah, merupakan perlambang/simbol agar tidak boleh ada lagi darah anak manusia (keturunan Hawu Miha) yang tumpah ke tanah Sabu sebagai akibat konflik apapun.

Read more: Taji Ayam D'ab'a di Liae

Peninggalan Majapahit di Raijua

Published: Wednesday, 22 January 2014

Situs peninggalan Majapahit terdapat di Pulau Raijua, wilayah Kecamatan Raijua. Situs ini diyakini oleh orang Sabu sebagai peninggalan Gadjah Mada di masa kerajaan Majapahit. Di lokasi situs terdapat sebuah rumah dan berbagai pakaian dan perlengkapan perang yang dipakai oleh Gadjah Mada dalam upayanya mempersatukan wilayah Nusantara ke dalam Kerajaan Majapahit serta sawah yang dipakai untuk mempertahankan hidup selama di Raijua. 

Read more: Peninggalan Majapahit di Raijua

Lie Madira Mesara

Published: Wednesday, 22 January 2014

Lie Madira merupakan sebuah objek wisata alam yang terdapat di Kecamatan Hawu Mehara (Mesara). Dalam bahasa Sabu Lie berarti Gua/Lubang/Bongkahan Batu Karang Besar. Lie Madira adalah Gua yang di dalamnya terdapat kolam pemandian yang sangat indah.

Read more: Lie Madira Mesara

Jajak Pendapat

Bagaimana website ini?

Menarik - 60.8%
Biasa saja - 15.8%
Buruk - 11.4%

Total votes: 158
The voting for this poll has ended on: December 31, 2014

Statistik web

Today714
Yesterday983
This week7353
This month31506
Total791457
Sunday, 25 June 2017

Informasi Cuaca

Kupang